Selamat Datang di website Desa Rejasari. | Mari Bersama "Gotong Royong membangun Desa Rejasari yang Jujur, Adil, Sejahtera, Berbudaya Berakhlak Mulia dan Berekonomi Mapan melalui Sektor Pendidikan dan Ekonomi" VISI

ARTIKEL

Sejarah Desa

04 Mei 2023 08:38:09 Administrator 44 Kali Dibaca

Sumber : googleSumber gambar : google

 

Pada zaman dahulu terdapat sebuah desa bernama Desa Kendat. Kehidupan masyarakat Desa Kendat sangat kental dengan budaya gotong royongnya. Warga Desa selalu menjaga tali silaturahmi dengan baik, hal ini terlihat dari aktifitas warga yang sebagian besar bekerja di ladang seharian penuh dan pada malam hari mereka masih menyempatkan untuk berkunjung atau anjangsana ke tempat sanak saudara sekedar menceritakan keseharian mereka dalam bekerja. Selain sangat kental degan gotong royong dan silaturahmi, warga desa juga sangat peduli dengan lingkungannya.

Suatu ketika datang kemarau panjang, salah satu warga membutuhkan bantuan tenaga atau nyambat untuk mencangkul ladangnya. Wargapun dengan senang hati bahu membahu membantu bergotong-royong. Namun ditengah kegiatan tersebut terjadi hal yang aneh dan tidak masuk akal. Ketika gotong royong, orang yang membantu menyambat ladang kelelahan dan haus kemudian diberikan air oleh orang yang mempuyai “gawe”. Namun air yang diberikan masih belum cukup. Tiba-tiba ada orang yang membawa keranjang gandek ke sungai Petek untuk mencari air, di sana ditemukan air diisi di keranjang gedeknya. Lalu ia pergi ke lokasi ladang yang yang sedang disambat. Sesampainya di lokasi tersebut orang-orang berebut air yang ia bawa. Namun masih belum cukup masih ada yang belum mendapatkan air.

Pergilah seseorang yang bernama Toh Pati yang membawa seutas tali ikat bambu kecil atau warga biasa menyebutnya Tali Ragum untuk pergi mencari air. Setelah lama berjalan akhirnya sampai di Dukuh Sokawera, di situlah ditemukan sendang/belik. Orang tersebut mendatangi belik tersebut dengan mengambil air lalu airnya dikepal-kepal, dan tali yang ia bawa digunakan untuk mengendati atau menusukan air tersebut ke tali yang ia bawa. Hal tersebut tidak masuk akal namun benar-benar terjadi. Melihat kejadian tersebut, daerah tersebut lalu diberi nama Desa Kendat.

Tali dengan air yang dikepal-kepal ditarik melewati jalan setapak, di tengah-tengah perjalanan ada padukuhan di situ orangnya teriak-teriak “ada air yang di serid-serid!” (baca: ditarik-tarik) akhirnya dukuh tersebut dinamakan Dukuh Serid. Lalu jalan kembali ke depan ada padukuhan lagi di situ banyak orang yang gembor- gembor melihat orang yang mengendati air, akhirnya dukuh tersebut di namakan Dukuh Gembor. Kemudian orang tersebut berjalan lagi sampai di lokasi ladang sambatan dengan selamat maka Dukuh tersebut dinamakan Dukuh Salam atau Dukuh Keselamatan.

Berjalannya waktu, nama Desa Kendat di kalangan masyarakat terkesan tidak baik, banyak muncul omongan di masyarakat “Di Banjarmngu ada yang Kendat ada yang Kendat”. Sehingga pada masa Bupati Drs. Soewadji, nama Desa Kendat dirubah menjadi Desa Rejasari. Nama Desa Rejasari muncul dirumuskan oleh tokoh masyarakat Desa sendiri. Rejasari sendiri berasal dari kata Rejeh yang berarti Makmur, banyak hasil, banyak penduduk dan sejahtera, serba kecukupan; tidak kekurangan dan Sari yang berarti terdapat kandungan didalamnya; pati, inti/isi utama. Diharapkan Desa Rejasari ini isi utama atau intinya yaitu masyarakat desa yang Makmur, banyak penduduk yang sejahtera, serba kecukupan dan tidak kekurangan.

 

Berikut ini ialah sejarah Kepemimpinan Kepala Desa Rejasari dari masa ke masa:

NO.

NAMA

MASA JABATAN

1.

UDA SEMITA

 

2.

AHMAD DUSUP

 

3.

ABU SAJANGI

 

4.

M. BUNYAMIN

1973 - 1983 (10 Tahun)

5.

M. BUNYAMIN

1983 – 1993 (10 Tahun)

6.

R. SETYO UTOMO

1993 – 2001 (8 Tahun)

7.

R. SETYO UTOMO

2001 – 2009 (8 Tahun)

8.

M. NAKIM

2009 – 2014 (5 Tahun)

9.

M. NAKIM

2014 – 2019 (5 Tahun)

10

AMIN SETYONO 

Pj. Kepala Desa

11.

H NUR AZIS, S.T.

2020 – 2022 (3 Tahun)

12.

SITI MASNGADAH

Pj. Kepala Desa

13

SITI NURFAIZAH, S.Pd.AUD

2023 - 2027 (5 Tahun)

 

Adapun Carik/Sekretaris Desa Rejasari dari masa ke masa:

NO.

NAMA

1.

M. MUSTAQIM

2.

ACHMAD DJAELANI

3.

AMIN SETYONO

4.

ALFIA PRISTI DEWI, SS

Demikian selanyang pandang atau sejarah singkat Desa Rejasari yang dapat kami sampaikan, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua, terima kasih.

 

 

Kirim Komentar

Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image
 

Peta Wilayah Desa

Peta Lokasi Kantor


Alamat : Jl. Desa Rejasari,Kec. Banjarmangu, Banjarnegara, Jawa Tengah 53452
Desa : Rejasari
Kecamatan : Banjarmangu
Kabupaten : Banjarnegara
Kodepos : 53452
Telepon :
Email : balaidesarejasari@gmail.com